Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Franciscus Xaverius Seda (Frans Seda)
25/07/1966 - 06/06/1968

Kabinet Ampera I
25 Juli 1966 s.d. 6 Juni 1968
 
Lahir di Maumere pada tanggal 4 Oktober 1926. Menempuh pendidikan di Katolieke Economische Hogeschool, Tilburg Belanda dan berhasil menjadi Doktorandus Ekonomi pada tahun 1956.
Perjalanan karir di Kementerian Keuangan dirintis sejak diangkat menjadi Menteri Keuangan pada Kabinet Ampera I. Pada masa tersebut inflasi sangat tinggi, dengan harga barang naik sekitar 500 persen setahun. Kurs pasar gelap untuk rupiah terhadap dolar Amerika Serikat jatuh dari Rp 5.100 awal tahun 1965 menjadi Rp 50.000 pada awal tahun 1966. Defisit saldo neraca pembayaran dan defisit keuangan pemerintah sangat besar bahkan jumlah pendapatan pemerintah 1 berbanding 3 dengan pengeluaran. Hal ini sekaligus diikuti dengan perpindahan pemerintahan dari Presiden Soekarno ke Presiden Soeharto.
Dengan kondisi ekonomi yang seperti itu, Frans Seda mampu membawa ekonomi Indonesia ke arah yang lebih stabil dengan menerapkan kesatuan penganggaran Pemerintah serta model anggaran penerimaan dan belanja yang berimbang[1]. Pemutaran haluan kebijakan dari pencetakan uang untuk menyiasati defisit diubah menjadi anggaran berimbang yang disesuaikan dengan penerimaan negara. Menteri Keuangan Frans Seda menyusun anggaran yang disesuaikan dengan pengeluaran (rutin dan pembangunan) dan menaikkan harga bahan bakar minyak. Semua langkah ini dilakukan setelah pemerintah melakukan pemotongan nilai uang dalam upaya mengendalikan hiperinflasi yang terjadi[2].
Riwayat karirnya di pemerintahan adalah menjadi Menteri Perkebunan (1964-1966), Menteri Pertanian (1966), Menteri Keuangan (1966-1968), dan Menteri Perhubungan dan Pariwisata (1968-1973)[3]. Ia pun pernah menjadi Penasihat Presiden B.J. Habibie untuk bidang ekonomi (1998) dan selanjutnya pada tahun 1999 menjadi Penasihat Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri yang kemudian menjadi Presiden Republik Indonesia[4]
 
[1] Seda, Frans. 1991. Frans Seda, bertahun-tahun. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya:Jakarta
[2] Warta ekonomi, mingguan berita ekonomi & bisnis, volume 8. 1996. Obor Sarana Utama
[3] Soesastro, Hadi. 2005. Pemikiran dan Permasalahan Ekonomi di Indonesia dalam setengah Abad Terakhir.Kanisius:Yogyakarta
[4] Ensiklopedi Ekonomi, bisnis & manajemen:P-Z. 1992 Cipta Adi Pustaka