Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Prijadi Praptosuhardjo
23/08/2000 - 12/06/2001
  • Kabinet Persatuan Nasional

23 Agustus 2000 - 12 Juni 2001
 
Lahir di Klaten pada tanggal 26 Juni 1936. Menempuh pendidikan S1 dengan Jurusan Perikanan di Institut Pertanian Bogor. Gelar Sarjana Perikanannya didapatkan tahun 1965 kemudian melanjutkan pendidikan program master di Insititut Pertanian Bogor. Beliau dikenal sebagai Bankir Professional karena karirnya di Bank BRI selama 35 tahun[1].
Perjalanan karir di Kementerian Keuangan dirintis sejak diangkat menjadi Menteri Keuangan menggantikan Bambang Sudibyo. Selain sebagai Menteri Keuangan beliau juga bertugas mewakili pemerintah selaku pemegang saham BUMN (Badan Usaha Milik Negara) di bidang perbankan, asuransi, dan jasa keuangan lainnya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 1999[2].
Pada saat menjabat sebagai Menteri Keuangan, ia berupaya untuk melepaskan diri dari ketergantungan terhadap IMF dan berencana mencari pinjaman dengan mekanisme langsung antar pemerintah. Hal ini dilakukan dengan alasan, ketergantungan terhadap IMF dari tahun ke tahun menjadikan perekonomian Indonesia semakin merosot[3].
Kebijakan lainnya terkait PLN (Perusahaan Listrik Negara) yang akan mengalami kebangkrutan pada Januari 2011. Beliau mengubah utang PLN kepada pemerintah menjadi penyertaan modal setelah dilakukannya restruktrusi sehingga PLN tetap bisa diselamatkan dari utang yang membengkak dan kebangkrutan[4]

[1] Gie, Kwik Kian. 2000. Pikiran yang Terkorupsi.Kompas:Jakarta

[2] Gie, Kwik Kian. 2000. Pikiran yang Terkorupsi.Kompas:Jakarta

[3] WEF. 2000. The Global Competitiveness Report. The World Economic Forum:

[4] Gamma, Volume 3. 2001. Garda Media Mandiri