Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Resmikan Gedung KPKNL Tarakan

Jakarta, 06/04/2018 Kemenkeu – Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen Kekaayaan Negara) Isa Rachmatarwata meresmikan Gedung Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan pada Rabu (04/04). Dirjen Kekayaan Negara berharap dengan adanya gedung baru KPKNL Tarakan akan memberikan yang terbaik bagi jajaran KPKNL Tarakan untuk terus mengembangkan diri, lebih teliti, cermat, dan konsisten agar menghasilkan kinerja yang luar biasa. Gedung KPKNL Tarakan mempunyai luas bangunan 1.254 m2 dan tanah 3.300 m2 ini sebelumnya adalah milik PT Pertamina EP Tarakan yang diperoleh berdasarkan penetapan status penggunaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia. Gedung ini beralamat di Jalan Halmahera, Pamusian, Tarakan Tengah, mulai direnovasi pada 22 Mei 2017. Proses pembangunan selama 8 bulan dan akhirnya dapat ditempati pada (29/01).

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), “Seperti masjid, walaupun dibangun dengan megah tetapi jika tidak ada kegiatan di dalamnya maka hal itu akan sia-sia. Sama halnya dengan gedung baru KPKNL ini,” ungkap Dirjen kekayaan Negara. Sementara itu, Dirjen Kekayaan Negara menyampaikan arti pentingnya pemanfaatan aset negara yang selama ini tidak kita sadari, yaitu pemberdayaan aset negara yang lokasinya jauh dari keramaian. Pemberdayaannya dapat dilakukan melalui kerja sama pemanfaatan dengan masyarakat untuk digunakan sebagai lahan petanian.

Pada kesempatan tersebut, Kepala KPKNL Tarakan Thamrin memaparkan proses pembangunan Gedung KPKNL Tarakan. Kepala KPKNL Tarakan mengulas kembali proses pembangunan gedung dari proses perencanaan hingga dapat dihuninya gedung KPKNL Tarakan. Selain itu, untuk menyikapi area Gedung KPKNL Tarakan yang saat ini masih terasa gersang karena kekurangan tanaman dan untuk mendukung gerakan penghijauan, KPKNL Tarakan ikut berpartisipasi dalam program Go Green. Penyerahan pohon secara simbolis tersebut nantinya ditanam dan akan diabadikan dengan menamai pohon-pohon tersebut dengan nama Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Sekretaris DJKN, dan Kepala Kanwil DJKN Kaltimtara (DJKN/hr/rsa)