Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Dirjen KN: Tetap Semangat dalam Mencapai Reval yang Tuntas dan Berkualitas

Jakarta, 08/01/2019 Kemenkeu – Menindaklanjuti hasil pemeriksaaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kegiatan Revaluasi Barang Milik Negara (BMN) tahun 2017-2018, Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Isa Rachmatarwata menyelenggarakan rapat via Video Conference (Vicon) dengan seluruh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) di seluruh Indonesia pada Sabtu (29/12).

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Dirjen KN menyoroti dua hal yang menjadi tantangan dalam memasukan hasil Revaluasi ke dalam Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP). Menurutnya, tantangan pertama adalah waktu yang relatif singkat. Hasil penilaian kembali BMN harus dikoreksikan ke dalam LKKL dan LKPP dalam waktu kurang lebih dua bulan. Sedangkan tantangan yang kedua adalah bahwa dalam mengerjakan reval beserta tindak lanjutnya, DJKN tidak bekerja sendiri melainkan bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga yang beragam, baik kapasitasnya maupun komitmennya. “Dalam waktu dua bulan ini, kita mengumpulkan seluruh data dan informasi untuk meyakinkan bahwa proses reval yang kita lakukan punya kualitas proses yang bagus dan hasil yang bagus untuk mencapai hasil reval yang tuntas dan berkualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur BMN Encep Sudarwan memaparkan hal-hal yang menjadi perhatian BPK yaitu keakuratan dan kelengkapan data, keakuratan hasil penilaian, kelengkapan data pendukung, serta kesesuain penilaian dengan SAP. Encep juga meminta agar semua pegawai di level pust maupun daerah segera melaksanakan rekomendasi-rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK. Menutup arahan, Dirjen KN berpesan agar para pegawai melakukan pekerjaan yang bisa segera dilakukan, memeriksa dan melengkapi semua dokumen, serta memberi catatan di dalam kertas kerja yang nantinya dapat dijadikan sumber rujukan. Dirjen KN juga berpesan agar para pegawai tetap semangat dan selalu menjaga kesehatan dalam menjalankan tugas. (DJKN/hr/rsa)