Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJBC Ajak Masyarakat Kenal Lebih Dekat Fasilitator Penanganan Covid-19

Jakarta, 12/06/2020 Kemenkeu – Bea Cukai Soekarno Hatta mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat dengan fasilitator penanganan Covid-19. Sebagaimana diketahui, salah satu upaya serius Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam menghadapi pandemi ini antara lain mempercepat proses importasi barang penanggulangan Covid-19 yang bekerja sama dengan LNSW, BNPB, Kementerian Kesehatan, serta Badan POM.

Dikutip dari laman DJBC, Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta Finari Manan mengatakan bahwa mengimpor barang dari luar negeri membutuhkan beberapa alur yang wajib dilalui, seperti mengajukan dokumen pabean, memperbaiki data, membayar bea masuk dan cukai, dan lain sebagainya. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2020, khusus untuk impor barang penanganan Covid-19, Bea Cukai bersinergi dengan Ditjen Pajak memberikan fasilitas fiskal berupa pembebasan bea masuk atau cukai, serta pajak dalam rangka impor.

“Agar memperlancar proses percepatan importasi barang penanganan Covid-19, Bea Cukai Soekarno-Hatta membuat sebuah tim khusus, yaitu liaison officer (LO) yang bertugas mengasistensi dan sebagai media konsultasi bagi orang yang hendak mengimpor barang keperluan Covid-19 dari awal pengajuan dokumen permohonan hingga proses pengeluaran barang dan kewajiban pabeannya terpenuhi. Terdiri dari 36 orang pejabat Bea Cukai, tim LO ini merupakan gabungan dari seluruh staf Bea Cukai Soekarno-Hatta yang bersinggungan, sehingga dapat terbentuk koordinasi yang baik,” ujarnya

Siklus pelayanan importasi barang penanggulangan Covid-19, menurut Finari dilakukan dengan sistem single entry, yaitu mengajukan rekomendasi sekaligus mengajukan permohonan SKMK. Importir mengisi formulir pengajuan rekomendasi pada situs INSW (http://www.insw.go.id/)  pada aplikasi perizinan tanggap darurat, lalu mengunggah dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Data dari INSW tersebut akan masuk ke aplikasi FTZ untuk ditindaklanjuti terkait permohonan pembebasan. Kemudian data tersebut akan diperiksa oleh staf seksi fasilitas kepabeanan dan cukai. (DJBC/hr/aw)