Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJKN dan BI Tandatangani Kesepakatan Penyelesaian 63 Aset Properti BBO/BKKU

Jakarta, 30/07/2020 Kemenkeu – Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata bersama bersama dengan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Penyelesaian 63 Aset Properti Eks Bank Beku Operasi/Bank Beku Kegiatan Usaha (BBO/BBKU) antara BI dan Kementerian Keuangan pada Kamis (30/7) melalui konferensi virtual.

Dikutip dari laman DJKN, kesepakatan untuk menyelesaikan sisa 63 aset properti melalui pembayaran kompensasi kepada BI. Total kompensasi yang dibayarkan kepada BI atas penyelesaian 63  aset tersebut sebesar Rp55,776 miliar yang akan dibayarkan menggunakan anggaran Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Dirjen Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata mengatakan sset properti tersebut selama ini dikuasai secara fisik oleh Kementerian Keuangan. Beberapa di antaranya telah dilakukan pemanfaatan yang menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi negara, dan beberapa lainnya telah digunakan sementara oleh Kementerian/Lembaga (K/L) untuk melaksanakan tugas dan fungsi pemerintah.

Seluruh aset tersebut, lanjutnya, akan diserahkelolakan kepada LMAN, namun beberapa akan dilakukan penarikan untuk ditetapkan status penggunaan pada K/L, sedangkan sisanya akan dioptimalkan oleh LMAN. “Beberapa proposal rencana kerja sama pemanfaatan telah kami terima, antara lain dari PT MRT Jakarta dan perorangan/badan hukum lain yang ingin memanfaatkan aset tersebut. Peluang ini tentunya tidak boleh disia-siakan, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai upaya kita untuk memberikan sumbangsih bagi perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Dirjen Kekayaan Negara berharap agar kerja sama dan hubungan yang baik antara Kemenkeu khususnya DJKN dan BI ini akan terus terjaga, dan kiranya BI akan senantiasa memberikan dukungan dan bantuan dalam membantu upaya kami dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait BLBI yang lain. (DJKN/hr/aw)