Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJP Akan Tingkatkan Layanan Berbasis Situs Web

Jakarta, 11/03/2019 Kemenkeu – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan memperhatikan arah substansi perubahan pelayanan kepada wajib pajak dengan lebih terstandar, seragam, dan bermutu. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Robert Pakpahan dalam Rapat Koordinasi Khusus Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Pertama tahun 2019 bertempat di Aula Gedung A kantor Pusat DJP Jakarta pada Kamis (21/02).

Dikutip dari laman DJP, “Pelayanan melalui Tempat Pelayanan Terpadu (di kantor pajak) berisiko untuk menghasilkan pelayanan yang tidak standar,” ungkapnya. Pada kesempatan tersebut Dirjen Pajak menyampaikan bahwa DJP telah menjalankan front office di 602 titik, termasuk di dalamnya 352 tempat pelayanan terpadu yang memberikan pelayanan perpajakan dan harus menjaga standar kualitas pelayanannya. “Akan tetapi, sulit untuk menjamin jawaban yang sama dari ribuan pegawai yang berbeda,” ujar Dirjen Pajak.

Dirjen Pajak menuturkan, nantinya standar pelayanan akan ditingkatkan sehingga jumlah pelayanan akan lebih cepat dan efisien, pelayanan juga akan diarahkan secara online. “Sebisa mungkin adanya pengurangan kunjungan dari wajib pajak ke kantor pajak sehingga optimalisasi website dan call center-lah yang harus diutamakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan DJP Henny Setyawati mengatakan bahwa pelayanan DJP ke depannya diharapkan akan melalui website, kemudian melalui call center, lalu baru masuk ke tempat pelayanan terpadu. “Nantinya, sistem pelayanan akan self service. Negara telah menuju digital dan perkembangan dunia sudah beranjak dari 4.0 ke 5.0,” ujarnya. (DJP/hr/ds)