Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Dorong Potensi Industri Kecil dan Menengah di Kediri, DJBC Sosialisasikan KITE IKM

Jakarta, 15/05/2018 Kemenkeu – Kemudahan impor tujuan ekspor untuk industri kecil dan menengah (KITE IKM) merupakan kebijakan ekonomi pemerintah yang diamanatkan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk mendukung dan memajukan industri kecil menengah agar dapat bersaing di pasar global. Hal ini sesuai dengan salah satu fungsi DJBC, yakni meningkatkan pertumbuhan industri dalam negeri melalui pemberian fasilitas di bidang kepabeanan dan cukai yang tepat sasaran. DJBC Kediri ikut mendorong potensi IKM di Kota dan Kabupaten Kediri dengan memberikan sosialisasi langsung kepada pengusaha terkait fasilitas KITE IKM dengan mengusung tema "IKM Kediri Menuju Pasar Internasional" bertempat di Kantor Bea Cukai Kediri pada Kamis (26/04).

Dikutip dari laman DJBC, “Instansi pemerintahan, terutama Bea Cukai, di masa sekarang sudah banyak mengalami perubahan paradigma. Bea Cukai adalah pelayan masyarakat, dan akan terus memfasilitasi industri termasuk IKM agar berkembang dan maju hingga mampu bersaing di pasar global. Oleh karenanya, pengusaha IKM jangan sungkan untuk bertanya atau berkonsultasi kepada Bea Cukai untuk mendapat fasilitas KITE IKM, dan Bea Cukai tidak memungut biaya satu rupiah pun untuk hal tersebut,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Suryana.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi Penyuluhan Bea Cukai Kediri Andyk Budi memaparkan materi tentang KITE IKM. “Fasilitas yang didapat oleh pengusaha jika sudah bergabung dalam KITE IKM berupa pembebasan tarif bea masuk, PPN, PPnBM atas impor bahan baku, mesin dan barang contoh yang selanjutnya barang impor tersebut digunakan untuk tujuan ekspor. Banyak keuntungan yang bisa didapat oleh IKM melalui fasilitas KITE IKM ini, mulai dari penurunan biaya produksi, hingga daya saing di pasar internasional makin meningkat," paparnya. (DJBC/hr/rsa)