Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Hitung Nilai SDA, DJKN Lakukan Penilaian Hutan Produksi

Jakarta, 09/04/2018 Kemenkeu – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melakukan pilot project penilaian Sumber Daya Alam (SDA) berupa hutan produksi yang dikelola oleh Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) bertempat di Ngawi Jawa Timur selama lima hari yang dimulai pada Senin (02/04). Dalam melakukan penilaian, tim penilai Direktorat Penilaian DJKN didampingi oleh beberapa personil dari KPH Ngawi terjun langsung ke hutan yang sebagian besar tanamannya merupakan pohon jati.

Dikutip dari laman DJKN, Kepala Subdirektorat Standarisasi Penilaian Bisnis dan SDA Direktorat Penilaian DJKN Muhamad Nahdi mengatakan bahwa salah satu jenis kekayaan negara yang saat ini belum dihitung dan bahkan kadang dilupakan itu adalah kekayaan negara berupa SDA. Oleh karena itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar DJKN sebagai unit di Kementerian Keuangan yang mempunyai salah satu tugas menilai dan mengelola kekayaan negara untuk mendata dan menilai kekayaan negara SDA yang ada di Indonesia. “Jangan sampai kekayaan negara kita yang berupa sumber daya alam habis. Kalau bisa seharusnya malah bertambah,” ujarnya.

Kegiatan penilaian SDA diharapkan akan mendukung terkonsolidasinya laporan potensi fiskal SDA yang direncanakan akan terbentuk pada tahun 2023. Dengan cakupan dan banyaknya SDA yang akan dinilai, maka perlu dilakukan upaya penilaian secara berkelanjutan yang berujung pada tercapainya laporan potensi fiskal SDA pada tahun yang ditentukan. Untuk melakukan penilaian SDA berupa hutan produksi, nilai potensi tidak hanya kayu saja tapi ada manfaat lainnya seperti manfaat wisata, hidrologi dan lain sebagainya. “Potensi lainnya inilah yang coba kami tangkap. Kita pingin tahu bagaimana proses bisnis inventarisasi kayu jati,” lanjutnya. (DJKN/hr/rsa)