Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

INSW Selenggarakan Seminar Menjawab Tantangan Integrasi Sistem Perizinan Ekspor Impor dalam Kerangka INSW dari Perspektif Hukum dan Teknologi

Jakarta, 05/12/2018 Kemenkeu – Pengelola Portal Indonesia National Single Window (PP INSW) menggelar seminar dengan tajuk “Menjawab Tantangan Integrasi Sistem Perizinan Ekspor Impor dalam Kerangka INSW dari Perspektif Hukum dan Teknologi” bertempat di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I pada Kamis (29/11). Adapun tujuan diadakannya seminar ini untuk mendapatkan pandangan dan masukan sekaligus rekomendasi mengenai cara menyikapi dan menyelesaikan kendala-kendala dalam bidang hukum maupun teknologi yang selama ini dihadapi oleh PP INSW.

Dikutip dari laman Sekretariat Jenderal (Setjen), Sekretaris Jenderal (Sesjen) Hadiyanto menyampaikan bahwa acara ini sangat penting dalam kaitannya dengan usaha menggali apa saja dimensi pengelolaan ataupun organisasi PP INSW ke depan, terutama dari aspek hukum dan teknologinya. Jika dilihat dari konteks Indonesia dalam kaitannya dengan competitiveness level, dalam Global Competitiveness Index tahun 2017/2018 Indonesia mengalami kenaikan dari peringkat 41 ke peringkat 36. Selain itu, jika dilihat dari Logistic Performance Index dari World Bank peringkat Indonesia meningkat dari 75 pada tahun 2010 menjadi 46. Selanjutnya, Ease of Doing Business Index turun dari peringkat 72 pada tahun 2018 menjadi 73 pada tahun 2019.

Sementara itu, hal tersebut masih merupakan kemajuan pesat jika mengingat Indonesia menempati peringkat 92 pada tahun-tahun sebelumnya. Dari ketiga indeks tersebut, dapat dikatakan bahwa masyarakat internasional serta multilateral agencies melihat kinerja ekonomi kita dengan seksama, melihat kinerja makro ekonomi, ekspor-impor perdagangan kita, termasuk berbagai fasilitas yang memungkinkan investor masuk ke Indonesia. “Oleh karena itu, seminar ini relevansinya kuat bukan hanya soal hukum dan teknologi informasi, tapi juga peran yang bisa dimainkan INSW ke depannya, yang sangat penting dalam mendorong perbaikan peningkatan percepatan ekspor-impor,” ungkapnya.

Sebagai informasi, narasumber yang dihadirkan dalam seminar ini antara lain Kepala Departemen Hukum Telekomunikasi Informasi Komunikasi dan Kekayaan Intelektual, Fakultas Hukum, Universitas Padjajaran Dr. Danrivanto Budhijanto, SH., LLM in IT Law, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc, Direktur Proteksi Pemerintah, Badan Siber dan Sandi Negara Ronald Tumpal, S.H., M.H, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Pelaksanaan Sistem Administrasi Pemerintahan dan Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Dr. Eng. Imam Machdi, M.T. Sedangkan jumlah peserta seminar merupakan perwakilan dari 18 Kementerian Negara/Lembaga yang memiliki tugas dan fungsi berkaitan dengan INSW. (Setjen/hr/rsa).