Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Itjen Jelaskan Teknik Audit Berbasis Komputer ke Auditor Ombudsman RI

Jakarta, 2 Februari 2021 Kemenkeu - Di era serba digital ini, Teknik Audit Berbasis Komputer (TABK) menjadi keharusan. Di kalangan pemerintah, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menjadi salah satu pionir dalam penggunaan TABK. Berbekal fondasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun, tim auditor Itjen berbagi ilmu dalam diskusi virtual dengan para auditor Ombudsman RI.

Inspektur VII Alexander Zulkarnain mengatakan penggunaan teknologi informasi memiliki dampak signifikan dalam penugasan audit. Alexander pun mengungkapkan berbagai perubahan positif yang dirasakan Itjen Kemenkeu sejak menerapkan TABK. Dengan menggunakan pendekatan data analytics, data dan informasi kini lebih relevan dan andal. Hal tersebut mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat serta layanan publik yang andal dan efisien.

Pada acara diskusi, Auditor Madya Inspektorat VII Widodo Lestarianto, Auditor Muda Inspektorat VII Yogi Ishwara, dan Auditor Pelaksana Lanjutan Inspektorat VII Bakhas Nasrani menyampaikan paparan mengenai implementasi TABK di Itjen Kemenkeu sejak dimulai pertama kali hingga saat ini. Tidak hanya itu, mereka juga menampilkan simulasi singkat penggunaan e-Reviu LK yang merupakan salah satu bukti penggunaan TABK.

"SDM adalah faktor yang utama," ujar Widodo. Ia menggarisbawahi bahwa kunci kesuksesan implementasi TI adalah SDM yang dinamis dan kooperatif. Penyediaan prasarana TI yang masif tidak ada artinya apabila SDM pengguna masih memiliki pola pikir lama dan tidak mau berkembang. Hal ini juga merupakan pekerjaan rumah bagi instansi pemerintah di era industri 4.0. 

Sekretaris Jenderal Ombudsman RI Suganda Pandapotan Pasaribu mengungkapkan Ombudsman RI kini tengah merintis pergerakan menuju audit berbasis komputer. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan APIP di lingkungan Ombudsman RI. Suganda berharap melalui diskuasi ini, auditor Ombudsman RI bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait TABK. (Itjen/mr/hpy)