Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Komitmen Lindungi Masyarakat, Ini Aksi DJBC di Berbagai Daerah Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal

Jakarta, 08/02/2019 Kemenkeu – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terus berkomitmen untuk memberantas peredaran barang-barang ilegal di berbagai wilayah di Indonesia. Hal tersebut merupakan salah satu upaya dalam menjalankan amanat Presiden Republik Indonesia yang menginginkan pemerintah dapat menindak tegas para penyelundup barang ilegal. Kali ini DJBC Bengkalis, DJBC Tanjung Pinang, dan DJBC Batam berhasil menggagalkan beberapa penyelundupan barang-barang ilegal.

Dikutip dari laman DJBC, Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat mengungkapkan bahwa pada Senin (21/01) Kapal Patroli DJBC BC 20004 berhasil mengamankan Kapal KM Berlian Laut yang bermuatan kayu teki atau bakau  yang berasal dari Kepulauan Meranti dan akan dibawa ke Batu Pahat, Malaysia tanpa dilengkapi dokumen ekspor dan dokumen dari instansi terkait. “Sekitar pukul 03.15 WIB, saat tim sedang melaksanakan ronda laut, tim mendeteksi ada pergerakkan kapal dengan kecepatan ±5 knot menuju ke arah Batu Pahat Malaysia. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan 2.750 batang kayu bersama tiga orang awak kapal,” ujarnya.

Pada kesempatan yang lain, DJBC Tanjungpinang bekerja sama dengan DJBC Pusat, dan TNI berhasil menahan 7 minibus dan 4 truk yang kedapatan mengangkut minuman keras, rokok, alat infus, kasur, karpet, susu, dan kertas asal Kawasan Bebas Batam tanpa dilengkapi dokumen Pabean. “Atas penindakant tersebut, petugas DJBC Tanjungpinang telah melakukan penahanan kepada dua orang tersangka berinisial A dan C,” ujar Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga.

Sementara itu, DJBC Batam pada Kamis (31/01) berhasil menangkap seorang penumpang yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu. “Petugas kami di Bandara Internasional Hang Nadim mencurigai salah seorang penumpang saat melewati x-ray. Terhadap penumpang tersebut kami lakukan pemeriksaan,” tambahnya. Setelah dilakukan pemeriksaan penumpang tersebut kedapatan membawa 4 bungkusan plastic narkotika jenis sabu sebesar 932 gram yang disimpan di dalam sepatunya. (DJBC/hr/ds).