Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Lakukan Sinergi Bersama BNN dan Kepolisian, DJBC Amankan 37.799 Butir Pil Ekstasi

Jakarta, 13/03/2019 Kemenkeu – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) turut andil dalam upaya penggagalan penyelundupan 37.799 butir pil ekstasi yang berasal dari Jerman. Pengungkapan tersebut berhasil dilakukan berkat kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Metro Jakarta Barat. Diketahui, ekstasi tersebut dikirimkan melalui Kantor Pos Pasar Baru yang dikemas ke dalam kemasan susu formula dan makanan.

Dikutip dari laman DJBC, Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru Kunawi mengungkapkan proses penindakan yang telah dilakukan petugas gabungan. “Petugas Gabungan mendapat informasi mengenai aksi penyelundupan narkoba tersebut pada tanggal 25 Februari 2019 saat paket tersebut tiba di Kantor Pos Pasar Baru Jakarta Pusat. Berdasarkan laporan tersebut, tim melakukan olah analisis untuk melakukan control delivery ke alamat penerima di daerah Tambora dan Tamansari Jakarta Barat, namun kedua alamat tersebut dipastikan palsu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta Brigadir Jenderal Johny Latupeirissa menambahkan bahwa petugas gabungan mendapat informasi bahwa barang telah tiba di Jakarta, sebanyak dua paket dari Jerman. “Kemudian, setelah tiba di Indonesia, barang tersebut terus dipantau. Hingga tanggal 1 Maret 2019, dua orang berinisial E dan D mengambil dua paket tersebut di Kantor Pos Jakarta Barat, dan oleh petugas gabungan langsung dilakukan penangkapan atas dua orang tersebut beserta barang bukti yang ada,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Arman Depari mengungkapkan belum dapat dipastikan asal negara produksi narkotika tersebut, namun secara umum produsen terbesar ekstasi berada di negara Belanda dan Jerman. (DJBC/hr/ds).