Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menteri Kedubes Korsel: Dunia Bisnis Sambut Gembira Fasilitas Perpajakan

Jakarta, 14/09/2018 Kemenkeu – Menteri Kedutan Besar Korea Selatan Jeon Joyoung bersama 125 pengusaha Korea Selatan hadir dalam Seminar on Tax Policies and International taxation for Korean Companies bertempat di Aula Chakti Buddhi Bhakti Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta pada Kamis (13/09).

Dikutip dari laman DJP, menurut Joyoung, dunia bisnis di Indonesia berkembang sangat cepat. Indonesia membutuhkan peningkatan investasi dan ekspor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan juga butuh penanganan tepat terkait dampak eksternal seperti pertumbuhan yang tidak pasti di pasar keuangan global. “Kebijakan pajak dan implementasinya memegang peranan penting dalam hal ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Joyoung mengatakan bahwa pajak itu penting untuk bisnis sebagaimana pentingnya pajak untuk negara. Pengusaha mempertimbangkan pajak setiap kali mereka membuat keputusan tentang investasi pembiayaan, manajemen dan lainnya. Dalam hal ini Joyoung meminta perusahaan Korea Selatan untuk memahami dan mengikuti kebijakan dan peraturan perpajakan Indonesia. Joyoung meminta agar para direktur perusahaan dan direktur keuangan memahami hukum dan peraturan perpajakan yang baru.

“Jika kita abaikan urusan pajak sekarang maka kita nanti bisa berakhir dengan malu,” tuturnya.

Joyoung berharap perusahaan Korea Selatan untuk fokus dalam kegiatan bisnis dan tidak kuatir terhadap urusan pajak di Indonesia dengan pemahaman yang baik akan perpajakan Indonesia dan dengan dukungan besar dari DJP. Sebagai informasi, beberapa beleid fasilitas perpajakan telah dikeluarkan pada 2018. Di antaranya mengenai penyederhanaan syarat buat wajib untuk menikmati pengurangan pajak penghasilan badan dan pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak (DJP/hr/rsa)