Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Bersama Bank Dunia Tandatangani Kerjasama Proyek GREM

Jakarta, 04/09/2020 Kemenkeu – Pemerintah Indonesia bersama Bank Dunia melakukan penandatanganan kerja sama pembiayaan untuk proyek Geothermal Resource Risk Mitigation Facility (GREM). Komitmen pembiayaan disepakati sebesar USD 150 juta yang berasal dari IBRD (International Bank for Reconstruction and Development) dan USD 40 juta dari dana CTF (Clean Technology Fund).

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Dan Risiko (DJPPR), Proyek GREM ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas pembiayaan dan mitigasi risiko atas kegiatan eksplorasi panas bumi, baik yang akan dilakukan oleh pengembang sektor publik (BUMN) maupun sektor swasta (Badan Usaha). GREM memiliki berbagai makna strategis, antara lain mendukung sektoral melakukan percepatan pengembangan panas bumi sebagai sumber energi untuk menghasilkan tenaga listrik atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, sebagai peningkatan pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi yang berkelanjutan dan rendah karbon merupakan kontribusi nyata yang signifikan dalam mendukung komitmen Pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak perubahan iklim, sebagai salah satu instrumen pemerintah untuk memperbaiki kegagalan pasar yang saat ini masih terjadi di sektor panas bumi dan keberadaan GREM semakin melengkapi dan memperkuat skema pembiayaan khusus untuk sektor panas bumi yang sudah tersedia sebelumnya, yaitu Dana Pembiayaan Infrastruktur Sektor Panas Bumi (Dana PISP) yang ditujukan untuk government drilling dan SoE drilling serta proyek Geothermal Energy Upstream Development Programme (GEUDP) yang ditujukan hanya untuk government drilling.

Oleh karena itu, untuk semakin meningkatkan workability skema GREM, Pemerintah memiliki komitmen untuk mengalokasikan USD 150 juta dari Dana PISP sebagai porsi derisking pada skema GREM yang diakses oleh pengembang BUMN. Sedangkan bagi pengembang swasta, sumber derisking berasal dari hibah Green Climate Fund (GCF). Sebagai informasi, PT SMI akan mengelola dan menyalurkan fasilitas GREM kepada para pengembang. Khusus untuk pengembang BUMN (skema SOE drilling) penyaluran berdasarkan penugasan khusus dari Menteri Keuangan, sedangkan untuk pengembang swasta (skema private drilling) penyaluran dilakukan melalui kesepakatan business to business. (DJPPR/hr/aw)