Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Fokus Pada Pemberdayaan UMKM dan Kemudahan Investasi di Sumbar

Jakarta - 27/10/2017 Kemenkeu – Seminar Forum Ekonomi Kementerian Keuangan (FEKK) dengan tema RAPBN 2018, Pemerataan Pembangunan yang Berkeadilan di selenggarakan di Hotel Axana Padang pada Rabu (25/10). Pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (Kakanwil DJPBN) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Ade Rohman menyampaikan bahwa pemerintah saat ini pemerintah fokus pada pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kemudahan bisnis di provinsi Sumbar. Hal ini dirasakan sesuai dengan karakteristik demografi masyarakat Sumbar yang mayoritas adalah pengusaha UMKM atau pedagang.

“Peran pemerintah adalah memberikan subsidi bunga kepada pelaku usaha ini. Kemudian ada satu hal lagi yang dimunculkan oleh Kementerian Keuangan yaitu usaha mikro. Jadi ini diberikan kepada masyarakat kelompok pelaku usaha yang lebih mikro, ultra mikro. Dan ini di wilayah Sumatera Barat sudah ditentukan bekerjasama kemudian dalam hal ini bapak ibu sekalian kemudian dana tersebut adalah dana APBN yang disalurkan melalui Pusat Investasi Pemerintah dan bekerjasama dengan lembaga keuangan, yang sudah berjalan adalah dengan PNM,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dr.Defrizal dari Universitas Andalas menyatakan bahwa demografi pekerjaan di Sumbar didominasi oleh para pedagang dan UMKM. “(pekerjaan masyarakat) didominasi usaha di Sumatera Barat didominasi oleh UMKM sekitar 90% UMKM,” tegasnya. Dr.Defrizal menambahkan, keseriusan pemerintah ini telah mendapat pengakuan dari beberapa lembaga internasional misalnya dalam bentuk meningkatnya peringkat Indonesia dalam hal kemudahan berbisnis dibanding negara-negara lain.

“Bank Dunia, tahun kemarin kita itu mendapat, posisi kita menjadi naik, posisi kita menjadi 91, posisi kita, posisi Indonesia. Saya baru dapat bocoran, jangan jalan-jalan keluar dulu karena nanti informasinya jadi berubah posisi kita ini menjadi 72. Jadi kita naik 19 posisi,” pungkasnya. (bs/hr)