Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di KPKNL Pekanbaru

Jakarta, 08/06/2018 Kemenkeu –  Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru mencanangkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bertempat di ruang rapat KPKNL Pekanbaru pada Kamis (31/05). Pada kesempatan tersebut, Kepala KPKNL Pekanbaru Rina Yulia dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada segenap Pemangku Kepentingan (stakeholder) yang telah hadir dan menjadi bagian dari terselenggaranya kegiatan ini  dan mendukung KPKNL pekanbaru untuk menuju predikat Wilayah WBK dan WBBM.

Dikutip dari laman Direktorat  Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau (RSK), T. Agus Priyo Waluyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud kepedulian terhadap tuntutan masyarakat akan birokrasi yang bersih, transparan, profesional, akuntabel, dan bebas dari korupsi. “Proses pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM tidak berhenti di tataran pencanangan saja. Pencanangan ini tidak dapat dipisahkan dari komitmen kuat dari KPKNL Pekanbaru untuk menuju predikat WBK pada masa mendatang. Pada kesempatan ini, kami mohon dukungan dari para hadirin serta para pemangku kepentingan, sehingga kami dapat mengambil peran dalam terwujudnya birokrasi yang lebih baik dan dapat dibanggakan masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Riau Ahmad Fitri menyampaikan bahwa Ombudsman RI yang secara umum menjadi pengawas pelayanan publik memberikan perhatian lebih kepada pada aspek Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. “Kami memberikan apresiasi kepada KPKNL Pekanbaru yang telah memiliki dan mengedepankan Standard Operating Procedure dalam pelayanannya, khususnya dalam pelayanan lelang yang telah dilengkapi dengan sistem e-auction,” ujarnya. (DJKN/hr/rsa)