Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Perkuat Sinergi APIP Pusat dan Daerah, Itjen Kemenkeu dan Itjen Kemendagri Gelar Dialog Interakti

Jakarta, 17/07/2020 Kemenkeu – Pandemi Covid-19 telah berdampak secara signifikan tidak hanya pada aspek kesehatan masyarakat, namun juga telah mempengaruhi dan menjadi ancaman serius bagi perekonominan nasional baik di bidang fiskal maupun moneter. Pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp695,2 T untuk penanganan Covid-19. Dari dana tersebut, sebagian akan dialirkan ke daerah untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di daerah.

Dikutip dari laman Inspektorat Jenderal (Itjen), Oleh karena itu, peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), dalam hal ini APIP Daerah, sangatlah diperlukan untuk melakukan pengawasan. Itjen Kemenkeu Bersama dengan Itjen Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan kegiatan webinar mengenai Sinergi Pengawasan APIP Mengawal Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi di Daerah. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat sinergi antara APIP Pusat dan APIP Daerah dalam mengawal pengelolaan anggaran antar sektor dan wilayah.

Pada kesempatan tersebut, Inspektur Jenderal (Irjen) Sumiyati mengingatkan bahwa anggaran untuk program penanganan Covid-19 perlu diawasi tidak hanya pemerintah pusat melalui Kementerian/Lembaga (K/L) dan Special Mission Vehicle (SPV) saja, namun juga pemerintah daerah (Pemda), demi mendukung anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel. Sumiyati juga menegaskan bahwa APIP di pusat dan daerah harus siap mengawal seluruh tahapan pelaksanaan program pemerintah. “Kita berada di kondisi darurat dalam waktu yang sangat cepat. Dalam waktu yang sangat singkat, kita menyiapkan kebijakan dan eksekusi pada saat itu juga. Karena itu, sebagai APIP yang mengawal APBN dan APBD, kita harus siap siaga di setiap tahapan untuk memitigasi risiko agar program ini bisa berjalan dengan baik”, ungkap Irjen (Itjen/hr/aw)