Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

PT Geo Dipa Berhasil Raih Pendapatan Tertinggi Senilai 794 Miliar

Jakarta, 03/07/2020 Kemenkeu – PT Geo Dipa Energi (Persero) atau PT GDE berhasil meraih pendapatan tahun 2019 sebesar Rp794 miliar. Direktur Utama PT GDE Riki Firmandha Ibrahim dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2019  mengatakan bahwa pendapatan ini merupakan pencapaian tertinggi sejak GeoDipa berdiri. Pendapatan ini diperoleh dari hasil produksi unit Dieng dan Patuha yang menunjukkan peningkatan dari tahun 2018, yaitu 794 GWh dari sebelumnya 784 GWh.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata selaku kuasa pemegang saham mayoritas meminta jajaran PT GDE untuk dapat mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan perusahaan di periode semester I tahun 2020. “Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 dan sebagainya,” ujarnya. Selain menyetujui laporan tahunan dan keuangan PT GDE tahun 2019 serta memberikan pelunasan dan pembebasan (acquit et de charge) kepada anggota Direksi dan anggota Komisaris atas pengurusan dan pengawasan yang dijalankan, RUPS ini juga menyetujui Penyertaan Modal Negara (PMN) ke dalam modal saham PT GDE sebesar Rp700 miliar yang pengalokasiannya dalam APBN Tahun Anggaran 2020 diatur berdasarkan UU 2 Tahun 2020 dan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020.

Sebagai informasi, PMN ini akan digunakan untuk membantu pendanaan dua proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng 2 dan Patuha 2 yang sedang dibangun PT GDE. Lebih lanjut, PT PLN yang merupakan pemegang saham minoritas PT GDE juga akan memberikan dua aset lahan yang berada di Dieng. “Jadi kita setujui penambahan modal sebesar 700 miliar, dan dari PLN akan disesuaikan dengan hasil pembicaraan lebih lanjut PT PLN dan PT Geo Dipa,” ujar Dirjen KN.   (DJKN/hr/ds)