Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Realisasi Joint Program Capai Rp535 Miliar

Jakarta, 27/06/2019 Kemenkeu – Realisasi joint programme Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat I, II, III, dan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat pada tahun lalu sebesar Rp535 miliar dari target Rp500 miliar atau melampaui target sekitar 7 persen.  Realisasi ini merupakan hasil dari sinergi yang dibentuk dalam bingkai Joint Programme yang berjuluk Program Sinergi Reformasi DJP-DJBC Tahun lalu.

Dikutip dari laman DJP, dengan adanya dukungan dari Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) tahun ini, diharapkan penerimaan negara dapat lebih sukses dari tahun sebelumnya. Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi selaku Ketua Pelaksana Harian Joint Team Pelaksanaan Reformasi Perpajakan dan Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai Tahun Anggaran 2019, Robert Leonard Marbun mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi ini penting agar amanah mengumpulkan penerimaan negara dapat sesuai target.

“Kita ingin agar reformasi tetap dilakukan terus-menerus guna mewujudkan kondisi yang ideal dan menjawab berbagai tantangan pengumpulan penerimaan negara,” ujarnya, pada Selasa (18/06) lalu saat memimpin rapat melalui fasilitas video conference.

Pada rapat tersebut, Hingga 17 Juni 2019, realisasi penerimaan Joint Programme Jabar 2019 berhasil mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp51,74 miliar. “Tetap menjaga semangat dalam pelaksanaan Joint Programme, agar kita dapat mencapai target bersama,” pungkasnya.

Sebagai informasi, program sinergi reformasi ini memuat 8 (delapan) inisiatif Sinergi Utama yaitu Joint Analisis, Joint Audit, Joint Collection, Joint Investigasi, Joint Proses Bisnis, Single Profile, Secondment, dan Program Sinergi Lainnya menjadi landasan kerja kegiatan ini. (DJP/hr/ds).