Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

2015, Serapan Belanja Infrastruktur Meningkat Dibanding 2014

Jakarta, 05/01/2016 Kemenkeu - Di tahun 2015, belanja modal untuk infrastruktur mengalami kemajuan karena jumlah serapannya lebih tinggi dibandingkan 2014. Ini disampaikan oleh Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta pada Senin (04/01). Pemerintah mencatat dalam APBN-P 2015, nilai belanja modal adalah Rp213 triliun. Angka ini meningkat dari Rp138 triliun di tahun 2014.


“Jumlah serapan secara triliun-nya sudah lebih tinggi dari 2014 mulai Bulan Agustus,” katanya. Hal ini menunjukkan kemampuan pemerintah melakukan penyerapan belanja sudah lebih baik disbanding tahun sebelumnya. “Bandingkan Januari-Agustus 2015 dengan Januari-Agustus 2014 dan terus sampai Desember. Sudah lebih cepat diserapnya. Berarti kemampuan pemerintah untuk serap sudah lebih besar,” jelasnya.


Namun, ia mengakui bahwa masih ada pola penumpukan belanja hingga akhir tahun, tapi pemerintah mulai mendorong belanja dari awal tahun. Dalam APBN 2016, pemerintah berharap serapannya akan lebih baik lagi, sehingg dapat memberikan efek pengganda dalam beberapa tahun ke depan. “Tahun ini kita dorong agar bisa lebih maju lagi,” ungkapnya. (as)