Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

3 Negara Surga Pajak Orang Indonesia

Jakarta, 07/04/2016 Kemenkeu - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah mengantongi data negara-negara serta bank yang menjadi Tax Haven atau Surga Pajak bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang P.S. Brodjonegoro, ada 3 negara yang menjadi “favorit”, yaitu British Virgin Island, Cook Island, dan Singapura. “Polanya adalah banyak orang Indonesia yang membuat paper company di beberapa tax haven. Ciri-ciri tax haven itu negara kecil, dan tidak punya sumber apa-apa, jadi tax haven benar-benar untuk survival negara tersebut,” kata Menkeu di Jakarta pada Selasa (05/04).


Oleh karena itu, Menkeu berharap di masa sidang pemerintah dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendatang RUU Tax Amnesty dapat dibahas dan disetujui. Hal ini dapat menjadi pintu masuk untuk menelusuri aset-aset milik WNI yang ada di luar negeri, dan belum pernah dilaporkan dalam SPT. “Kita ingin menelusuri aset-aset milik orang Indonesia, baik dalam bentuk uang atau bentuk tetap, yang belum pernah dilaporkan dalam SPT,” jelas Menkeu.


Menkeu menegaskan bahwa saat ini kebijakan yang dikeluarkan akan fokus pada Tax Amnesty yang diikuti repatriasi, kemudian penegakan hukum. Ke depannya jika ditemukan indikasi adanya penghindaran pajak, maka tentunya WP tersebut akan diberikan sanksi pajak. “Jika itu ada penghindaran pajak, ada sanksi pajak dalam bentuk penalti. Kita punya ketentuan UU maksimal penalti itu 48 persen,” tegas Menkeu. (as)