Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

ADB Sambut Baik Revisi DNI

Jakarta, 18/02/2016 Kemenkeu - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) menyambut baik langkah pemerintah untuk merevisi Daftar Negatif Investasi  (DNI) yang dilakukan melalui peluncuran Paket Kebijkan Ekonomi jilid X baru-baru ini.

Presiden ADB Takehiko Nakao meyakini, revisi DNI tersebut akan membuka peluang yang lebih luas bagi investasi luar negeri. “Revisi terhadap daftar investasi negatif pada hari Kamis (11 Februari 2016) akan membuka peluang investasi luar negeri di 35 sektor baru dan membuka peluang kepemilikan lebih luas di beberapa sektor lainnya,” demikian keterangan resmi ADB sebagaimana dikutip dari laman resminya.

Selain itu, ADB juga mengapresiasi reformasi penting lainnya yang telah ditempuh oleh pemerintah hingga saat ini. Beberapa diantaranya yaitu pengurangan subsidi bahan bakar, yang menciptakan ruang fiskal bagi prioritas lain; peningkatkan pembelanjaan untuk infrastruktur dan layanan sosial; percepatan pelaksanaan proyek; langkah-langkah untuk mempermudah perdagangan dan investasi asing langsung; pengurusan izin usaha yang lebih cepat; perluasan kawasan ekonomi khusus; dan pengembangan kawasan strategis pariwisata di berbagai daerah.

ADB juga menyambut baik inisiatif baru Pemerintah untuk mempermudah pembiayaan infrastruktur, termasuk suntikan modal Pemerintah bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan adanya jaminan Pemerintah untuk pinjaman langsung dari lembaga keuangan internasional kepada BUMN.

Menurut Nakao, BUMN berperan sangat penting dalam pembangunan infrastruktur desa yang diperlukan guna meningkatkan taraf hidup masyarakat perdesaan dan memperkuat ketahanan pangan, juga dalam program pembangunan pembangkit listrik 35 gigawatt untuk mengatasi kekurangan pasokan listrik.(nv)