Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

APBN 2016 Disetujui, Presiden Imbau K/L Segera Lakukan Lelang

Jakarta, 04/11/2015 Kemenkeu - Setelah disetujuinya Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 menjadi APBN 2016 pada pekan lalu, Presiden Joko Widodo berharap, kementerian/lembaga (K/L) dapat segera memulai proses pelelangan barang/jasa pada instansi masing-masing.


“Arahan Presiden kemarin adalah semua K/L bisa memulai pelelangan sejak kemarin, sejak APBN diketok, mereka sudah bisa melakukan pelelangan,” jelas Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam konferensi pers terkait APBN 2016 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (3/11).


Sementara itu, lanjutnya, penandatanganan kontrak dapat dilakukan kemudian, tepatnya setalah K/L menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pada Bulan Desember 2015 mendatang. Jika hal ini dapat berjalan, memasuki tahun 2016 nanti, pemerintah sudah dapat melakukan pembayaran tahap pertama dan penyedia barang/jasa dapat segera memulai pekerjaannya.


“Kalau lelang bisa dilakukan sekarang, kontrak sudah ditandatangani Desember, setelah DIPA, maka Januari pembayaran tahap pertama, ditambah dengan mulainya konstruksi dari proyek sudah bisa dimulai,” ungkap Menkeu.


Dengan demikian, pemerintah berharap pola penyerapan anggaran tahun 2016 akan menjadi lebih baik, baik dari sisi waktu penyerapan maupun besaran penyerapannya.  “Jadi ini upaya kita agar budget ini menjadi lebih optimal dan juga lebih kuat di dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.


Sebelumnya, Menkeu mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rincian APBN 2016 sebagai tindak lanjut atas disetujuinya APBN 2016. Selanjutnya, pemerintah juga segera menyelesaikan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), yang ditargetkan selesai pada awal Desember 2015.


“Setelah APBN 2016 disetujui, yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah menyiapkan Perpres tentang Rincian APBN, perkiraan kami akhir November 2015 akan selesai. Kemudian DIPA untuk pelaksanaan anggaran akan diselesaikan awal Desember 2015,” jelasnya.(nv)