Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Asumsi Makro Disusun Berdasarkan Data Aktual dan Faktual

Jakarta, 04/06/2013 MoF (Fiscal) News – Pemerintah dalam menentukan asumsi makro tentu pemerintah telah berdasarkan data yang aktual dan faktual. Hal tersebut ditegaskan Menteri Keuangan M. Chatib Basri saat menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI pada Selasa (4/6). “Tidak ada satu pihak pun yang ingin memproyeksikan pertumbuhan ekonomi yang menurun,” katanya.

Pernyataan Menkeu tersebut untuk menanggapi adanya pertanyaan dari anggota Banggar tentang asumsi makro terkait pertumbuhan ekonomi, di mana pemerintah mengusulkan target pertumbuhan yang semula  dalam APBN 2013 sebesar 6,8 persen menjadi 6,2 persen dalam RAPBN-P 2013.

“Kondisi faktual yang ada sekarang, triwulan I-2013 itu pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 6,02 persen. Kemudian proyeksi pada triwulan II adalah 6 persen. Mengapa demikian, karena salah satu sumber dari pertumbuhan ekonomi itu datangnya dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB). Dan leading indicators dari PMTB itu adalah impor barang modal,” kata Menkeu.

Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan PMTB triwulan II akan lebih rendah dibandingkan dengan triwulan I. “Dan pertumbuhan PMTB ini porsinya 25 persen dari PDB,” lanjutnya. Meski pertumbuhan ekonomi global menunjukan adanya perbaikan, namun nilai ekspor RI diproyeksikan masih belum menunjukan perbaikan dibanding periode yang sama tahun 2012. “Kalau kita lihat dalam range pertumbuhan ekspor kita pada tahun ini masih di sekitar 6 persen, dan ekspor dalam pertumbuhan ekonomi kita kontribusinya juga sekitar 25 persen,” kata Menkeu. (ak)