Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bangun Bendungan Pengendali Banjir di Bali Melalui SBSN, Wamenkeu Sampaikan Apresiasi

Jakarta, 26/11/2021 Kemenkeu – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara melakukan inspeksi pembangunan proyek bendungan pengendali banjir Tukad Mati Hilir di Bali, pada Kamis (25/11). Proyek ini dibiayai melalui Surat Berharga Negara yang berbasis syariah (SBSN).

“Saya apresiasi ini (proyek bendungan Tukad Mati) berhasil diselesaikan dan menunjukkan banyak manfaatnya,” kata Wamenkeu.

Pembangunan prasarana bendungan pengendali banjir ini merupakan salah satu contoh nyata Sukuk Proyek di Bali yang dilaksanakan oleh Ditjen SDA Kementerian PUPR. Pembangunan ini dibiayai melalui Sukuk Negara secara kontrak tahun jamak yaitu dari tahun 2017 hingga 2019 dengan total alokasi yang digunakan sebesar Rp319 miliar.

Proyek ini merupakan bagian dari program penataan dan normalisasi sungai guna pengendalian banjir di Kab. Badung dan Kota Denpasar, termasuk area Kuta, Seminyak, dan Legian yang menjadi pusat kegiatan pariwisata internasional.

Selain penanganan banjir, proyek ini dimaksudkan untuk peningkatan manfaat ekonomi kawasan, dukungan kegiatan pariwisata, dan konservasi suaka pantai.

“Karena itu saya titip untuk kedepannya teman-teman Balai, untuk pemeliharaan ini dan pemanfaatannya secara optimal, dan saya mohon dari teman-teman Kementerian PUPR saya yakin teman-teman dari Kementerian PUPR itu tidak pernah kehabisan ide untuk membangun, mohon terus dikeluarkan ide-idenya. Kita akan bangun sesuai dengan kemampuan kita dan kemampuan keuangan negara,” tutup Wamenkeu. (nug/mr/hpy)