Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bank Dunia Proyeksikan Perbaikan Ekonomi Indonesia di 2016

Jakarta, 15/03/2016 Kemenkeu - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 berkisar sebesar 5,1 persen dan 5,3% untuk tahun 2017. Angka ini terkoreksi 0,2 persen lebih rendah dibanding proyeksi pada Bulan Desember 2015. Namun, ini berarti Bank Dunia melihat ada peluang untuk perbaikan ke atas jika dibanding pertumbuhan Indonesia tahun lalu yang sebesar 4,79 persen.


Menurut Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo A. Chaves, angka pertumbuhan Indonesia masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan kebanyakan negara pengeskpor komoditas lainnya. “Tapi pertumbuhan di bawah 6 persen tidak cukup untuk menampung 3 juta anak muda Indonesia yang memasuki pasar kerja setiap tahunnya,” tegasnya seperti dilansir melalui siaran pers Indonesia Economic Quarterly pada Selasa (15/03).


Pulihnya ekonomi Indonesia akan bergantung pada kebijakan untuk memperbaiki iklim usaha, menarik investasi swasta yang lebih banyak, serta diversifikasi ekonomi. “Perbaikan yang lebih tangguh butuh investasi swasta yang kuat dan reformasi kebijakan yang komprehensif dan keberlanjutan guna memperbaiki iklim usaha,” tambahnya.


Di kesempatan yang sama, Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia Ndiame Diop mengatakan  bahwa Indonesia masih punya banyak industri yang dapat dikembangkan, seperti manufaktur. Dengan dukungan pemerintah, industri manufaktur dapat mendukung peningkatan laju pertumbuhan. “Tapi sektor-sektor ini menghadapi banyak tantangan regulasi. Pemerintah tengah menjalankan berbagai reformasi dalam enam bulan terakhir ini. Namun beberapa langkah tambahan mungkin dapat meyakinkan para investor dan memperkuat upaya investasi,” jelasnya. (as)