Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Melambat


Jakarta, 11/10/2013 MoF (Fiscal) News - Sejalan dengan perkembangan kondisi perekonomian global yang terjadi, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun mendatang akan mengalami perlambatan. Namun, dengan upaya maksimal, Bank Dunia menilai Indonesia mampu mencapai pertumbuhan sesuai target yang telah ditetapkan.

Pada tahun 2014 mendatang, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi RI sebesar 5,3 persen. Semula, Bank dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpeluang mencapai 6,2 persen pada tahun 2014.

Ekonom Bank Dunia untuk Indonesia Ndiame Diop mengatakan, Bank Dunia juga memproyeksikan defisit neraca perdagangan Indonesia tahun 2014 akan semakin menurun. Berdasarkan laporan triwulanan ekonomi Indonesia edisi Oktober 2013, defisit neraca berjalan diproyeksikan  menjadi 2,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2014. "Walau dengan sedikit penyempitan, namun demikian (defisit neraca berjalan) tetap besar," katanya pada Rabu (9/10) lalu.

Terkait pertumbuhan ekonomi, Senior Macro Economist Bank Dunia Ashley Taylor mengatakan, Pemerintah Indonesia dapat mengoptimalkan kualitas belanja negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah diharapkan mampu memetakan kebutuhan belanja per kuartal setiap tahunnya. "Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan alokasi belanja infrastruktur, sehingga investasi di Indonesia juga akan meningkat dan pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata Taylor.(ak)