Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bawang Putih Penyebab Deflasi 0,1 Persen di Bulan April

Jakarta, 02/05/2013 MoF (Fiscal) News – Stabilnya harga bawang putih menjadi salah satu penyebab terjadinya deflasi pada Bulan April 2013. Kepala Badan Pusat   Statistik (BPS) Suryamin menyampaikan, bawang putih menjadi salah satu penyebab deflasi sebesar 0,1 persen. “Penyebab utama deflasi adalah harga bawang putih yang mengalami penurunan harga 25,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, bawang putih menyumbang andil deflasi sebesar 0,18 persen, dan penurunan harga tersebut terjadi di 62 kota Indeks Harga Konsumen (IHK). Selain itu, yang juga menjadi penyebab deflasi adalah emas perhiasan yang menyumbang deflasi 0,1 persen, diikuti beras 0,06 persen, tomat sayur dan cabai rawit masing-masing 0,03 persen, serta daging ayam ras dan ikan segar 0,02 persen. "Rata-rata harga komoditas mengalami penurunan karena pasokan yang cukup akibat sentra produksi memasuki masa panen dan cuaca memadai," kata jelasnya. 

Sementara itu, komoditas penyebab terjadinya inflasi adalah bawang merah yang menyumbang andil inflasi 0,07 persen, karena belum mengalami penurunan harga di 57 kota IHK. "Sebenarnya harga bawang merah mulai menunjukkan penurunan, tapi tidak signifikan. Rata-rata harga pada April sudah tidak lebih tinggi dari Maret," ujarnya. Penyebab inflasi yang lain adalah apel yang menyumbang andil inflasi 0,04 persen, jeruk dan tarif sewa rumah masing-masing 0,03 persen, serta upah pembantu rumah tangga dan angkutan udara 0,02 persen. 

Dengan terjadinya deflasi pada bulan April, maka laju inflasi tahun kalender Januari-April 2013 mencapai 2,32 persen, dan secara tahunan (yoy) 5,57 persen. Sementara, inflasi komponen inti April 0,14 persen dan secara tahunan (yoy) 4,12 persen.(nic)