Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

BBM Tugas Berat Plt. Menkeu

Jakarta, 07/05/2013 MoF (Fiscal) News – Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Keuangan (Menkeu) Hatta Rajasa mengatakan bahwa subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sedemikian besar, menjadi kendala bagi alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor lain semisal infrastruktur. APBN dinilai tidak mungkin dapat mencukupi kebutuhan anggaran infrastruktur jika subsidi BBM masih besar.

“Karena 20 persen lebih dana APBN habis untuk subsidi kalau sampai Rp300 triliun. Kalau dapat Rp100 triliun saja dari BBM, maka bisa bangun high way great, itu pun belum efisien. Ini jadi tugas berat saya soal BBM,” kata Plt. Menkeu. Ia juga mengaku bahwa keputusan pengurangan subsidi BBM menjadi tanggung jawab besar bagi dirinya.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah memutuskan untuk menaikkan harga BBM. Namun, kenaikan masih menunggu pemberian kompensasi bagi masyarakat yang akan diputuskan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pemerintah berencana menyiapkan bentuk-bentuk pemberian kompensasi atas kenaikan harga BBM bersubsidi untuk disampaikan ke DPR. Kompensasi yang disiapkan antara lain transfer dana tunai melalui Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), penyaluran beras bersubsidi, beasiswa dan Program Keluarga Harapan (PKH). (ik)