Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan Methamphetamine Senilai Rp6 Miliar Lebih



Jakarta, 24/01/2014 MoF (Fiscal) News - Petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai berhasil melakukan penggagalan upaya penyelundupan narkotika jenis Methamphetamine senilai lebih dari Rp6 miliar ke Indonesia melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada 19 Januari 2014 lalu.

Pelaku adalah seorang pria berkebangsaan Perancis, Francois Jacques Giuily yang menumpang pesawat Malaysia Airlines MH 867 rute Kuala Lumpur- Denpasar. Keberhasilan penggagalan upaya penyelundupan narkotika ini berawal dari kecurigaan  petugas terhadap hasil pencitraan mesin x-ray yang mengindikasikan adanya benda mencurigakan di dalam sebuah koper milik Giuily. Atas kecurigaan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap koper tersangka dan mendapati 2 (dua) bungkusan plastik berisi kristal bewarna putih yang disembunyikan di dalam dinding bagian dalam koper.


Setelah dilakukan pengujian pendahuluan dengan narcotics test, kristal putih tersebut diduga merupakan sediaan narkotika jenis Methamphetamine dengan berat total sekitar 3.083 gram bruto. Dalam peredaran gelap narkotika, harga jual Methamphetamine diperkirakan mencapai Rp2 juta per gram. Dengan demikian, perkiraan nilai barang bukti yang ditegah petugas mencapai Rp6.166.000.000 (enam miliar seratus enam puluh enam juta rupiah). Selanjutnya, tersangka berikut barang bukti diserahterimakan kepada pihak Kepolisian guna proses penyelidikan/penyidikan lebih lanjut.


Atas perbuatannya tersebut, tersangka diduga melanggar pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan diancam dengan hukuman maksimal pidana mati, atau minimal pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh tahun). Selain itu, tersangka juga akan dipidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar ditambah 1/3.(wa)