Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bea Cukai - POLRI Kerja Sama Tanggulangi Kejahatan Transnasional

Jakarta, 17/12/2015 Kemenkeu – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) menandatangani nota kesepahaman tentang pemanfaatan jaringan INTERPOL I-24/7 guna pengawasan lalu lintas barang dalam rangka penanggulangan kejahatan transnasional.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi dan Kepala Divisi Hubungan Internasional POLRI Ketut Untung Yoga di Kantor Pusat DJBC Jakarta, Rabu (16/12).

Ruang lingkup penandatanganan kerja sama ini antara lain mencakup pertama, pemasangan jaringan INTERPOL I-24/7. Kedua, penunjukan user dan pelatihan penggunaan jaringan INTERPOL I-24/7. Ketiga, pemanfaatan data dan/atau informasi jaringan INTERPOL I-24/7. Keempat, pemeliharaan dan pengamanan jaringan INTERPOL I-24/7. Kelima, pertukaran data dan/atau informasi serta kerja sama penegakan hukum dalam penanggulangan kejahatan transnasional.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai menyatakan bahwa kejahatan internasional dewasa ini berkembang semakin cepat. Oleh karena itu, aparat penegak hukum dituntut untuk terus dapat mengimbangi perkembangan kejahatan tersebut. “Sebagai aparat penegak hukum selayaknya kita juga sekuat tenaga untuk mengimbangi kejahatan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Divisi Hubungan Internasional POLRI menegaskan bahwa POLRI sebagai pelaksana INTERPOL akan terus meningkatkan kerja sama dengan instansi penegak hukum di Indonesia, termasuk DJBC, sehingga kejahatan transnasional dapat diminimalkan. Dengan wilayah pengawasan yang sangat luas, peran DJBC pun menjadi sangat penting, sehingga POLRI sangat mendukung dengan pemanfaatan jaringan INTERPOL oleh DJBC ini.(nv)