Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bea Cukai RI-Belanda Tanda Tangani Perjanjian Pertukaran Data

Jakarta, 25/11/2016 Kemenkeu - Untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing Indonesia di pasar internasional, Pemerintah Indonesia dan Belanda menandatangani Letter of Intent (LoI) on Establishing the Exchange of Information on Risk Management. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Minister for Foreign Trade and Development Cooperation Lilianne Ploumen di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (23/11).

Menkeu mengungkapkan, penandatanganan LoI ini merupakan bentuk kerja sama pertukaran data reputable traders antara kedua negara. “Reputable traders adalah perusahaan yang memiliki kepatuhan tinggi pada undang-undang dan ketentuan yang berlaku,” ungkap Menkeu.

Data yang dipertukarkan tersebut, lanjutnya, akan menjadi database untuk sistem manajemen risiko oleh DJBC dan Customs Administration of the Netherlands (CAN). “Eksportir dengan reputasi baik akan diberikan perlakuan khusus, diantaranya adalah dokumen customs clearance dapat disampaikan dalam bentuk elektronik tanpa pemeriksaan fisik pada saat proses pengeluaran barang,” jelasnya.

Ia menambahkan, penandatanganan LoI ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah untuk mendorong ekspor Indonesia. “Ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk mendorong ekspor dan meningkatkan devisa ekspor Indonesia,” katanya.

Menkeu berharap, kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan Belanda ini dapat meningkatkan kemudahan dalam berbisnis yang dapat mendorong investasi. Selain itu, kesepakatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan tingkat ekspor kedua negara, yang pada akhirnya akan menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi.(nv)