Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bea Cukai Tanjungpinang Lakukan Penindakan Rokok Ilegal

Jakarta, 30/09/2013 MoF (Fiscal) News - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Tanjungpinang melakukan penindakan terhadap 6.300 bungkus rokok berbagai merk, 480 bungkus cerutu dan 71 tin tembakau iris yang tidak dilekati pita cukai pada Selasa (24/9).

Barang-barang tersebut merupakan hasil penegahan dari kapal ferry MV Marina dari Batam yang dimasukkan tanpa dokumen Pemberitahuan Pabean Free Trade Zone (PPFTZ). Nilai kerugian Negara diperkirakan mencapai Rp365.897.440, dengan perincian Rp276.823.500 dari cukai serta Rp89.073.940 dari Bea Masuk (BM), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh).

Selain itu, petugas juga berhasil melakukan penegahan 45 unit telepon genggam berbagai merk di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura yang  dibawa oleh seorang penumpang MV Sindo Ferry dari Singapura. Telepon genggam tersebut disita karena tidak dilengkapi dengan dokumen kepabean yang sah.

Selanjutnya, petugas juga berhasil menegah 59 unit telepon genggam dalam bentuk paket kiriman melalui gudang cargo Bandara Udara Raja Haji Fisabilillah. Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah dengan memalsukan dokumen pemberitahuan barang. Paket tersebut diduga dikirim dari kawasan bebas Batam yang juga tanpa dilengkapi dokumen PPFTZ.

Saat ini, barang-barang hasil penindakan tersebut telah diamankan di gudang tangkapan KPPBC TMP B Tanjungpinang. Penyelidikan terhadap beberapa hasil penindakan masih terus dilakukan, dan hingga saat ini petugas KPPBC TMP B Tanjungpinang masih melakukan koordinasi dengan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Batam untuk menangangi kasus barang hasil penindakan yang berasal dari Free Trade Zone Batam. Selanjutnya, barang hasil penindakan akan ditetapkan menjadi barang dikuasai negara.(wa/djbc)