Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bea Cukai Tegah Kapal Berisi 51 TKI Ilegal di Selat Malaka

Jakarta 15/09/2016 Kemenkeu –  Patroli Terkoordinasi Bea Cukai Indonesia dan Kastam Diraja Malaysia (Patkor Kastima) 2016 yang baru saja dibuka pada 7 September 2016 berhasil menggagalkan berbagai macam aksi penyelundupan di wilayah perairan Indonesia. Pada Sabtu (10/09), tim patroli laut Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil menegah kapal KM Selamat II GT.7 yang mengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di perairan Pulau Arwah, Selat Malaka.

Dikutip dari laman DJBC, Kapal patroli BC 60001 menegah kapal tersebut serta menahan tiga orang anak buah kapal (ABK) beserta nakhoda untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Selain ABK dan nakhoda, kapal tersebut didapati mengangkut 51 orang TKI ilegal, yang kemudian ditahan untuk kemudian diperiksa oleh DJBC.

“51 orang TKI tersebut terdiri dari 42 orang laki-laki dan sembilan orang perempuan. Para TKI tersebut menumpang kapal KM. Selamat II GT. 7 yang berasal dari Perak, Malaysia dan menuju daerah Tanjung Balai Asahan di Teluk Nibung, Sumatera Utara,” ujar Direktur Kepabeanan Internasional Robert Leonard Marbun. Ia menambahakan, kapal tersebut sudah dibawa menuju Kantor Bea Cukai Teluk Nibung untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum.(nv)