Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) harus jadi institusi yang kredibel dan tepercaya. Hal ini dikatakannya pada peringatan hari Bea dan Cukai yang ke-72 di Kantor Pusat Jakarta pada Kamis, (04/10).

Bea dan Cukai Harus Jadi Institusi yang Kredibel dan Tepercaya

Jakarta, 04/10/2018 – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) harus jadi institusi yang kredibel dan tepercaya. Hal ini dikatakannya pada peringatan hari Bea dan Cukai yang ke-72 di Kantor Pusat Jakarta pada Kamis, (04/10).

“Dengan kita terus mengingat (sejarah) maka kita mampu untuk belajar, kita mampu untuk meneliti, dan kita mampu untuk memperbaiki diri. Kita akan lebih menjadi berhati-hati, kita bekerja lebih baik lagi, dan selalu menjaga untuk meningkatkan kinerja dan integritas institusi,” sambung Menkeu. 

Menkeu juga mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri. Demikian juga dengan organisasi untuk perenungan agar menjadikan penuh rasa sukur, instropeksi dan juga untuk merumuskan strategi yang lebih baik di masa mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Menkeu sangat mengapresiasi beberapa terobosan dan hasil yang diraih oleh institusi BC saat ini, seperti penertiban Impor-Ekspor Cukai Beresiko Tinggi, program sinergi dengan pajak, serta program lainnya terkait pembenahan, fasilitasi dan pengawasan pelayanan.

Menkeu berpesan kepada seluruh jajaran Bea Cukai dan juga para generasi milienial bahwa mindset adalah penting berpikir secara makro dan luas serta memiliki visi yang mampu mendukung perekonomian dalam jangka panjang. 

"Jangan pernah berfikir bahwa BC adalah satpam yang menjaga pintu masuk dan keluar barang impor dan ekspor Indonesia. Saya ingin seluruh jajaran BC memiliki kebanggan, bahwa Anda adalah instutusi yang sangat penting di dalam menjaga keseluruhan perekonomian Indonesia. Berpikirlah secara makro dan luas dan memiliki visi yang mampu mendukung perekonomian dalam jangka panjang, “ pesan Menkeu. (hil/ind/nr)