Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Belanja Subsidi Meningkat pada APBN-P 2013

Jakarta, 25/06/2013 MoF (Fiscal) News - Belanja subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 secara total mengalami peningkatan sebesar Rp30,9 triliun jika dibandingkan dengan APBN 2013. "Pada APBN 2013 total subsidi dianggarkan sebesar Rp317,2 triliun, sementara pada APBN-P 2013 meningkat menjadi 348,1 triliun," demikian disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah pada Senin (24/6). 

Menurutnya, sektor pangan merupakan salah satu sektor yang sangat diperhatikan pemerintah pada APBN-P 2013. Hal itu terlihat dari adanya peningkatan subsidi pangan sebesar Rp4,3 triliun, yaitu dari sebelumnya Rp17,2 triliun pada APBN 2013 meningkat menjadi Rp21,5 triliun pada APBN-P 2013. Pihaknya juga menjelaskan, terdapat peningkatan lain yaitu pada subsidi pupuk yang dianggarkan naik Rp1,7 triliun bila dibandingkan dengan APBN 2013. “Peningkatan belanja subsidi terjadi pada subsidi BBM (bahan bakar minyak) sebesar Rp6,1 triliun, dari yang semula Rp193,8 triliun (dalam APBN 2013) menjadi Rp199,9 triliun (dalam APBN-P 2013). Subsidi listrik juga mengalami peningkatan sebesar Rp19,1 triliun, dimana pada APBN 2013 dianggarkan sebesar Rp80,9 triliun menjadi Rp100 triliun pada APBN-P 2013,” jelas Firmanzah. 

Meskipun pemerintah sudah menaikkan harga BBM bersubsidi mulai 22 Juni 2013 lalu, bukan berarti anggaran subsidi untuk energi, khususnya BBM, dan subsidi-subsidi lainnya pada  APBN-P 2013 mengalami penurunan.(ak)