Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

BI Diharapkan Pertahankan BI Rate



 

Jakarta, 27/12/2010 MoF (Fiscal) News - Meski laju inflasi meningkat pada 2011 akibat kenaikan harga komoditas dan minyak mentah dunia, Pengamat pasar uang Farial Anwar memperkirakan, Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate). Hal ini dikatakan Farial pada Senin (27/12) di Jakarta.

Harga minyak mentah dunia diperkirakan akan dapat menembus angka 100 dolar per barel, karena tingginya permintaan pasar akibat musim dingin yang terjadi di kawasan Eropa. Ia menambahkan, apabila harga minyak mentah dunia menembus level 100 dolar AS, BI diharapkan dapat mempertahankan BI Rate tetap pada level 6,5 persen, sehingga dapat mempertahankan likuiditas rupiah.

Naiknya harga minyak dunia tersebut berpotensi memberikan tekanan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terkait dengan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain itu, kondisi ini juga akan menekan rupiah makin terpuruk, karena kenaikan harga minyak mentah mendorong dolar AS terus menguat.(sel)