Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

BI: Indonesia Perlu Antisipasi Government Shutdown

Jakarta, 04/10/2013 MoF (Fiscal) News - Indonesia dan sejumlah negara berkembang harus mengantisipasi dan mewaspadai implikasi penghentian sementara kegiatan pemerintah Amerika Serikat  (government shutdown). Demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Kamis (3/10) di Jakarta.

Menurut Gubernur BI, kondisi perekonomian global akan kembali diselimuti ketidakpastian sebagai imbas dari penghentian sementara kegiatan pemerintah AS. Ia menambahkan, kinerja perdagangan dan investasi akan terkena dampaknya apabila government shutdown berlangsung dalam waktu yang lama.  "Kalau ini terlalu lama, dampaknya akan besar ke ekonomi dunia, di mulai dari Amerika sendiri, dan negera yang selama ini mengalamai keterkaitan dengannya seperti Jepang, China, termasuk Indonesia akan terkena dampak negatifnya," katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar menyatakan bahwa kondisi perekonomian regional dan global yang masih diliputi ketidakpastian berpotensi mempengaruhi investasi di Indonesia. “Ketidakpastian ekonomi internasional dan regional, sedikit banyak akan memengaruhi investasi di Indonesia, walaupun Amerika telah menyatakan komitmennya untuk investasi dalam jumlah besar, begitu pula dengan investasi dari China,” kata Mehendra.(ak)