Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

BI Perkirakan Neraca Perdagangan Maret Surplus US$500 Juta

Jakarta, 22/04/2014 MoF (Fiscal) News – Bank Indonesia (BI) memperkirakan neraca perdagangan Bulan Maret surplus sebesar US$500 juta. Surplus ini didorong oleh surplus non minyak dan gas (migas). “Kalau tidak salah, estimasi awal akan surplus sekitar US$500 juta masih berlanjut, surplus total di Maret, neraca perdagangan,” tutur Perry Warjiyo, Deputi Gubenur Bank Indonesia, di Jakarta.
Perry menjelaskan, neraca perdagangan non migas surplus lebih tinggi dibandingkan dengan migas. Selain itu, perubahan sistem perhitungan dari FoB ke CIF juga mendorong peningkatan surplus. “Ekspor produk  manufaktur terus meningkat. Ini yang menyebabkan surplus non migas cukup tinggi,” tuturnya.
Di sisi lain, Perry mengatakan ada penurunan ekspor produk primer khususnya batubara dan mineral mentah, akibat kebijakan larangan impor mineral mentah. Sementara itu, impor migas juga masih cukup tinggi dan dari sisi ekspornya tidak dapat ditingkatkan karena lifting yang rendah.
Ia juga menjelaskan bahwa transaksi berjalan (current account) kuartal I-2013 diperkirakan masih defisit di kisaran 2% dari Produk Domestik Bruto (PDB), meningkat dari kuartal IV-2013 sebesar 1,98% dari PDB. (ans)