Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

BI Rate Naik ke Level 6,5 Persen

Jakarta, 11/07/2013 MoF (Fiscal) News - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 11 Juli 2013 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 6,5 persen, dengan suku bunga deposit facility naik 50 bps menjadi 4,75 persen. Semetara, suku bunga lending facility tetap ditahan pada level 6,75 persen. Demikian disampaikan Gubernur BI Agus Martowardojo pada Kamis (11/7) di Jakarta.  

Kebijakan tersebut ditempuh untuk memastikan inflasi yang meningkat pasca-kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dapat segera kembali ke dalam lintasan sasarannya. "Langkah ini adalah untuk mengantisipasi inflasi yang meningkat pasca-kenaikan harga BBM bersubsidi,”  tegasnya.  

Bersamaan dengan kebijakan tersebut, BI juga melakukan penguatan bauran kebijakan. "Pertama, melanjutkan stabilisasi nilai tukar rupiah yang sesuai kondisi fundamentalnya dan menjaga kecukupan likuiditas di pasar valas (valuta asing)," ungkapnya. Kedua, lanjutnya, melakukan penyempurnaan ketentuan loan to value ratio sektor properti terkait Kredit Pemilikan Rumah (KPR)/Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) untuk tipe-tipe tertentu.  

Terakhir, pihaknya juga akan memperkuat langkah koordinasi dengan pemerintah dengan fokus meminimalkan tekanan inflasi serta memelihara stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan. BI meyakini, bauran kebijakan tersebut cukup memadai untuk mengendalikan tekanan inflasi, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan stabilitas sistem keuangan agar momentum pertumbuhan ekonomi dapat tetap terjaga dan bergerak ke arah yang lebih sehat.(ak)