Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

BI Usulkan Badan Otonom dalam Pengawasan Perbankan

 

Jakarta, 23/08/2010 MoF (Fiscal) News - Bank Indonesia mengusulkan pengalihan pengawasan bank dari institusinya kepada lembaga pengawasan perbankan sebagai badan otonom di Bank Indonesia. Hal ini disampaikan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, Senin (23/08) saat Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Pansus RUU OJK di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta.

Badan otonom yang diusulkan Bank Indonesia dinamakan Dewan Pengawas Bank, di mana strukturalnya terpisah dari Dewan Gubernur, tetapi masih berada di bawah struktur Gubernur Bank Indonesia. Fungsi badan ini adalah untuk mengawasi jalannya perbankan. "Tidak terpisahnya fungsi pengawasan perbankan di dalam struktur Bank Indonesia agar tetap tersedianya informasi yang akurat dan tepat waktu dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya di bidang moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan secara efektif," ungkapnya.

Darmin menjelaskan, jika pengawasan perbankan terpisah, Bank Indonesia akan sulit mengendalikan inflasi dan pertumbuhan ekonomi dapat terganggu, karena informasi individual bank secara harian tidak tersedia. "Dengan begitu, dapat menyebabkan bank sentral tidak dapat menjalankan tugasnya secara efektif sebagai Lender of the Last Resort," pungkasnya.(DM)