Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Bincang Transformasi dengan Direktur Jenderal Kekayaan Negara

Jakarta, 09/11/2017 Kemenkeu - Hari kedua pelaksanaan Pekan Transformasi pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) diisi dengan kegiatan cerita transformasi bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata, Rabu (08/11). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diselenggarakan di Aula DJKN, lantai 5 Selatan Gedung Syafrudin Prawiranegara II, Jalan Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta.     

Pria yang akrab disapa Isa ini menceritakan bagaimana perjalanan hidup yang ia lalui sehingga menjadi seorang Direktur Jenderal. Bahkan Isa mampu membagi fase hidupnya menjadi 4 (empat) bagian, yaitu 1) Fase lahir sampai dengan lulus SMA, 2) Fase Kuliah, 3) Fase Bekerja sebagai staf sampai dengan Eselon III di Kementerian Keuangan, serta 4) Fase Bekerja sebagai Eselon II sampai dengan menjadi Eselon I di Kementerian Keuangan. Menurutnya, pada masing-masing fase mengandung pengalaman dan cerita yang mampu memberikan pembelajaran hidup serta dorongan untuk bertransformasi menjadi seseorang yang lebih baik.

Pria yang merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jurusan matematika ini mengungkapkan bahwa hidup yang ia jalani merupakan hidup yang so predictable dan not colorful. Isa tidak menampik bahwa salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah pola pikir seorang matematikawan yang penuh logika dan cenderung kaku.

Namun, Isa menyampaikan bahwa dia selalu ingat petuah dari ayahnya bahwa “Kalau kamu jago matematika, everything will be easy”, tuturnya. Pesan itu ternyata memang benar-benar Ia rasakan, “logika matematika merupakan logika yang bersifat universal, sehingga apabila logika itu kita kuasai maka logika keilmuan lain dapat dengan mudah dipahami”, terangnya.

Hidup Isa memang tidak bisa terlepas dari matematika. Isa menceritakan bahwa Ia termasuk orang pertama yang direkrut oleh Kementerian Keuangan yang berasal dari latar belakang matematika. Oleh karenanya pada momen berbagi cerita tersebut Isa menyampaikan rasa terima kasihnya secara khusus kepada orang yang membuat dia mencintai matematika, yaitu ayah dan guru matematikanya.

Isa menceritakan bahwa ketika menjadi seorang staf, hubungan staf dengan seorang Dirjen itu sangatlah jauh. “Jadi saya sangat bersyukur bahwa saat ini kondisi seperti itu tidak lagi terjadi. Saat ini seorang Dirjen bahkan dapat berinteraksi secara langsung dengan para stafnya seperti pada kegiatan ini”, tuturnya. Menurutnya perubahan itu merupakan salah satu perubahan positif yang Ia rasakan.

Isa juga menceritakan bahwa pada awalnya Ia sempat tidak ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, karena merasa sudah menikmati pekerjaan sebagai salah satu anggota tim yang menyusun sebuah regulator. Namun, karena desakan dari atasannya dan kebutuhan Kementerian Keuangan akan seorang aktuaria, maka Isa memutuskan untuk mengambil pendidikan Master Matematika di University of Westerloo, Kanada sekaligus men-challenge dirinya untuk dapat bergabung ke dalam asosiasi aktuaris profesional di level internasional atau Associate of The Society of Actuaries. “Jangan lelah untuk terus menerus men-challenge diri sendiri guna mencapai prestasi-prestasi yang luar biasa”, pesannya.

Pada akhir sesi, Isa memberikan pesan bahwa sesuatu yang kecil sekalipun bisa mengubah warna dari organisasi. “Oleh karenanya kita harus memiliki passion untuk tidak merendahkan hasil yang dicapai dari tindakan yang telah dilakukan”, tutupnya.

Setelah paparan selesai, Isa melakukan penandatanganan janji transformasi dan diikuti oleh para pejabat eselon II di lingkungan Kantor Pusat DJKN.