Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

BKPM: RI Berpotensi Jaring Investor Lebih Banyak



Jakarta, 17/12/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan akan menghadapi dan harus dapat mengantisipasi berbagai potensi negatif yang akan muncul. Demikian ditegaskan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar di Gedung BKPM, Jakarta, pada Senin (16/12).

Terkait peningkatan pembangunan infrastuktur, Mahendra menjelaskan, pemerintah akan memperkuat kemampuan public-private partnership di berbagai kementerian. Pihaknya bahkan optimistis, dalam kondisi gejolak global seperti saat ini jumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public akan lebih banyak. Sebelumnya, ia juga mengatakan bahwa dalam keadaan krisis seperti saat ini, dimana negara-negara lain tengah sibuk melakukan reformasi ekonomi, Indonesia seharusnya dapat lebih giat lagi menarik investor asing untuk berbisnis ke dalam negeri.

Pemerintah, lanjut Mahendra, juga  akan meneruskan komitmen kuat untuk meningkatkan ease of doing business dengan  melakukan 17 tindakan di 8 bidang. “Pemerintah sedang melakukan finalisasi sektor-sektor yang terbuka bagi investasi internasional dan nasional. Indonesia juga akan terus memperhatikan aspek sosial. Pemerintah tengah mereformasi jaminan kesehatan nasional yang dimulai pada 2014,” ungkapnya.(ak)