Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

BPS: Inflasi Juli 3,29 Persen

Jakarta, 01/08/2013 MoF (Fiscal) News - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan telah  terjadi inflasi sebesar 3,29 persen pada Juli 2013. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Suryamin di Kantor BPS Jakarta, Kamis (1/8).

"Inflasi Juli terjadi diikuti dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 144,63. Dari 66 kota IHK, tercatat seluruh kota mengalami inflasi, dengan tingkat inflasinya paling tinggi adalah Ternate dan Singkawang," ungkapnya. Ia memaparkan, Inflasi tertinggi terjadi di Ternate, sebesar 6,04 persen dengan IHK 147,05 dan terendah terjadi di Singkawang, sebesar 1,36 persen dengan IHK 146,30.

Berdasarkan data BPS, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks beberapa kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan 5,46 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 1,55 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,44 persen; kelompok kesehatan 0,40 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,69 persen; dan kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan 9,60 persen.

Sementara, kelompok sandang pada bulan ini mengalami deflasi sebesar 0,09 persen. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari−Juli) 2013 sebesar 6,75 persen dan tingkat inflasi year on year (Juli 2013 terhadap Juli 2012) sebesar 8,61 persen. Komponen inti pada Juli 2013 mengalami inflasi sebesar 0,99 persen, dimana tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari−Juli) 2013 sebesar 2,32 persen dan tingkat inflasi komponen inti year on year (Juli 2013 terhadap Juli 2012) sebesar 4,44 persen.(ak)