Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla membuka perdagangan pasar modal 2018 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (02/01)

Buka Perdagangan Bursa 2018, Wapres: Kita Perlu Investasi Riil

Jakarta, 02/01/2018 Kemenkeu - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla dalam kata sambutannya pada acara pembukaan perdagangan pasar modal 2018 menyatakan bahwa masalah utama yang dihadapi Indonesia adalah belum optimalnya investasi di sektor riil.

“Yang perlu kita tingkatkan ialah investasi. Investasi riil, bukan hanya investasi di pasar modal, bukan hanya investasi di pasar uang. Bagaimana keseimbangan antar pasar modal dan pasar uang? Bagaimana dana yang ada ini, bisa masuk kembali ke sektor riil. Bagaimana para emiten itu berinvestasi memperluas usahanya seperti itu. Itulah harapan kita di tempat ini bahwa bukan hanya yang dijual angka, kita bangga kepada Index, tapi letak masalah ekonomi Indonesia adalah investasi riil,” tegasnya.

Namun di sisi lain, ia juga mempertanyakan apa yang membuat Indonesia pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 tidak secepat beberapa negara lainnya meskipun semua faktor pendukung cukup kondusif.

“Semua faktor-faktor yang bisa mempengaruhi ekonomi kita itu baik. Jadi, di mana masalahnya?,” tanya Wapres dengan retorisnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (02/01/2018).

Pembukaan perdagangan tersebut dihadiri pula antara lain oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio. (bs/nr)