Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan sambutannya dalam acara Silaturahmi, Buka Puasa Bersama dan Nuzulul Qur'an 1439 H Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Badan Usaha dan Lembaga di bawah Kemenkeu di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan (31/05).

Bulan Ramadhan Bukan Bulan Untuk Bermalas-malasan

Jakarta, 31/05/2018 Kemenkeu - Bulan Ramadhan bukanlah bulan untuk bermalas-malasan, akan tetapi bulan yang mana kita harus meningkatkan semangat kita baik itu untuk menjalankan aktivitas keseharian dan menjalankan ibadah puasa kita semua. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya pada acara Silaturahmi, Buka Puasa Bersama dan Nuzulul Qur'an 1439 H Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Badan Usaha dan Lembaga di bawah Kemenkeu dengan tema Sinergi dalam Kebersamaan Membangun Negeri bertempat di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan pada Kamis (31/05).

"Kita bekerja, kita bisa mendapatkan pendapatan, kita bisa dikenal orang,  kita bisa mendapatkan karir itu adalah sesuatu yang akan kita dapatkan. Namun, apakah di pekerjaan itu kita bisa mendapatkan sesuatu reward dalam bentuk amalan yang memupuk kita menjadi manusia yang lebih baik yang juga memupuk amalan kita bagi kehidupan nantinya itu tergantung kepada niat kita," ucap Menkeu.

Peringatan Nuzulul Qur'an berarti kita bersama-sama sebagai umat Islam memahami bahwa Alquran diturunkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'Ala kepada umat manusia sebagai suatu petunjuk hidup.

"Di dalam konteks petunjuk hidup, kita selalu harus mampu untuk membaca dan juga menginterpretasikan di dalam konteks kekinian dan itu semuanya adalah supaya kita semuanya kalau sekedar membaca dan membaca mungkin kita mendapatkan pahala dari membaca dan mendengar Al-Quran, tapi membaca memahami dan ke dan memikirkan dan mengisyaratkan di dalam konteks hari ini di dalam kehidupan kita bernegara," jelas Menkeu.

Menkeu mengharapkan untuk seluruh jajaran BUMN dan BLU di lingkungan Kemenkeu untuk menjaga amanah yang telah diberikan dan dapat menginterpretasikan di dalam konteks hari ini baik dalam beribadah maupun di dalam menjalankan Konstitusi dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.

"Saya mengharapkan seluruh jajaran di BUMN dan BLU tolong titip seluruh amanah itu dan jalankan dengan sebaik-baiknya. Saya yakin dengan menjalankan itu, Ibu Bapak sekalian tidak hanya bisa meneruskan, menjalankan dan mendapatkan apa yang disebut reward secara duniawiyah, tapi anda akan mendapatkan suatu ketenangan, kedamaian karena anda tahu bahwa anda dilihat, dicatat dan diperhatikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala," pungkas Menkeu. (ip/ind/rsa)