Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Cadangan Devisa RI Akhir Juni 2016 Capai 109,8 Miliar Dolar AS

Jakarta, 15/07/2016 Kemenkeu - Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2016 tercatat sebesar 109,8 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan posisi pada akhir Mei 2016, yang sebesar 103,6 miliar dolar AS.

Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh penerimaan cadangan devisa, yang antara lain berasal dari penerbitan global bonds pemerintah, hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valuta asing (valas), penerimaan pajak dan devisa migas serta penarikan pinjaman pemerintah. “Yang jauh melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara dalam keterangan resminya pada Kamis (14/07).

Posisi cadangan devisa per akhir Juni 2016 tersebut, lanjutnya, cukup untuk membiayai 8,4 bulan impor atau 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. “Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” pungkasnya.(nv)