Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Cadangan Devisa RI Mei 2016 Capai 103,6 Miliar Dolar AS

Jakarta, 09/06/2016 Kemenkeu - Posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2016 tercatat sebesar 103,6 miliar dolar AS, lebih rendah daripada posisi pada akhir April 2016 yang sebesar 107,7 miliar dolar AS. Meskipun mengalami penurunan, jumlah cadangan devisa tersebut masih cukup untuk membiayai 7,9 bulan impor atau 7,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta melebihi standar kecukupan cadangan devisa yang berlaku secara internasional yaitu sekitar tiga bulan impor.

Bank Indonesia (BI) menilai, jumlah cadangan devisa tersebut tetap mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan resminya menyatakan, penurunan cadangan devisa pada Mei 2016 tersebut terutama dipengaruhi oleh penyediaan valuta asing (valas) untuk kebutuhan pembayaran kewajiban valas penduduk sesuai pola musimannya, yang mengakibatkan penempatan valas perbankan di BI menjadi lebih rendah.

“Selain itu, penurunan cadangan devisa juga dipengaruhi oleh penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamentalnya,” tambahnya.

BI memperkirakan, penurunan cadangan devisa yang terjadi pada Mei 2016 tersebut bersifat temporer. Hal ini didukung oleh kondisi pasar keuangan global yang saat ini sudah kembali kondusif sebagaimana tercermin pada kembali meningkatnya ketersediaan valas di pasar valas domestik. Ke depan BI akan terus menjaga kecukupan cadangan devisa guna mendukung terjaganya stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.(nv)