Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Catat! Pemerintah Beri Pengampunan Pajak Tahun Depan

Jakarta, 06/11/2015 Kemenkeu - Pemerintah akan memberikan pengampunan pajak (tax amnesty) pada tahun 2016 mendatang. Menurut Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro, hal ini akan memberikan dua keuntungan, yakni tambahan ruang fiskal dan juga peningkatan basis pajak.

“Tax amnesty itulah yang bisa memberikan ruang fiskal yang lumayan, baik dari segi penerimaan yang sifatnya langsung maupun basis pajak yang membesar,” jelas Menkeu dalam konferensi pers Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta pada Selasa (3/11).

Menkeu menambahkan, setelah tax amnesty diterapkan, nantinya pemerintah dapat memperoleh informasi mengenai basis pajak yang sebenarnya. Hal ini pun diyakini dapat meningkatkan penerimaan pajak ke depannya. “Kalau semua orang sudah menyampaikan amnesty-nya, maka akan kelihatan berapa sebenarnya basis pajak kita, dan itu akan meningkatkan penerimaan pajak ke depan,” katanya.

Ia menambahkan, kunci keberhasilan program ini adalah adanya payung hukum yang jelas. Selain itu, implementasinya pun harus dipastikan dapat berjalan lancar tahun depan, karena pemberian tax amnesty tidak diulang dalam kurun waktu yang relatif singkat.

“Kuncinya amnesty-nya harus ada undang-undangnya dulu, dan kedua amnesty ini harus berhasil dalam programnya, implementasinya, karena amnesty nggak bisa tahun ini gagal kita coba lagi tahun depan. Amnesty itu dalam sejarahnya sekali dalam 20 tahun, dalam 10 tahun,  pokoknya dalam jangka waktu yang tidak pendek,” pungkasnya.(nv)